Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan langsung di lapangan, pendataan dan kaji cepat, serta penanganan darurat bencana. Koordinasi juga dilakukan dengan dinas teknis terkait sesuai kewenangannya masing-masing.
Tim BPBD Kabupaten Sumbawa Barat berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Sekongkang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah desa setempat untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan, pendataan dan kaji cepat, serta penanganan darurat bencana.
Baca Juga:
Pemerintah Pusat-Daerah Perkuat Koordinasi Tangani Dampak Banjir Bandang di Sitaro
Hingga laporan ini disusun, kondisi banjir telah surut sepenuhnya dan warga terdampak mulai melakukan pembersihan lingkungan serta rumah secara mandiri.
Sementara itu, bencana banjir juga melanda Kabupaten Dompu, NTB, pada Rabu (7/1/2026) sore.
Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang terjadi sejak pukul 16.00 Wita dan berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Baca Juga:
Bangkit Pascabanjir, Bukit Tempurung Kuala Simpang Terus Berbenah dengan Semangat Gotong Royong
Curah hujan tinggi tersebut menyebabkan meluapnya aliran air dan menggenangi sejumlah kawasan permukiman.
Banjir di Kabupaten Dompu berdampak pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Hu’u, Kecamatan Kilo, dan Kecamatan Pajo, dengan total enam desa terdampak.
Di Kecamatan Hu’u, banjir melanda Desa Rasabou dan Desa Cempi Jaya. Di Desa Rasabou, sebanyak 31 kepala keluarga terdampak dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 80 sentimeter, serta dua unit rumah mengalami kerusakan akibat tembok roboh.