Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga memicu sorotan tajam terhadap sikap sopir dalam video yang dinilai tidak mencerminkan situasi darurat.
“Ini orang habis bikin kekacauan malah santai ngerokok, kayak lagi nunggu ojek, bukan habis kejadian besar,” tulis salah satu netizen.
Baca Juga:
Daftar Lengkap 15 Korban Tewas Kecelakaan KRL Bekasi Timur Resmi Dirilis
Sebagian lainnya melontarkan sindiran tajam atas gestur sopir yang dinilai terlalu tenang di tengah situasi genting.
“Fix ini level santainya udah di atas rata-rata, orang lain panik dia malah update status dulu kali ya,” komentar netizen lainnya.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Baca Juga:
Bukan Satu Kejadian, KRL Seruduk Taksi Beda Kasus dengan Argo Bromo
Pihak Green SM Indonesia sebelumnya menyatakan bahwa kendaraan yang terlibat tidak membawa penumpang dan pengemudi berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi.
Peristiwa ini memicu perdebatan luas terkait faktor manusia, kondisi kendaraan, serta aspek keselamatan di perlintasan kereta api.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.