Tidak hanya berfokus pada isu Palestina, BKSAP dan MUI juga bersepakat memperluas ruang kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan nilai-nilai keislaman.
Kedua lembaga menilai bahwa kontribusi organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis serta memperkuat persatuan masyarakat.
Baca Juga:
Dugaan Penipuan Fatwa Halal MUI Untuk Produk Kripto Diselidiki Polisi
Syahrul menegaskan bahwa perjuangan untuk mendukung kemerdekaan Palestina tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.
Menurutnya, dibutuhkan sinergi yang erat antara parlemen, pemerintah, organisasi keagamaan, hingga elemen masyarakat agar dukungan yang diberikan semakin efektif dan berdampak.
"Kementerian Luar Negeri tentu menjadi mitra strategis. Parlemen memiliki perannya, pemerintah juga memiliki kapasitasnya masing-masing, sehingga sinergi ini sangat penting," ujar Anggota Komisi Luar Negeri DPR RI itu.
Baca Juga:
Dugaan Pemalsuan Fatwa Halal MUI untuk Kripto Diselidiki Polda Metro Jaya
Lebih lanjut, Syahrul menyampaikan bahwa BKSAP akan terus memanfaatkan berbagai forum parlemen internasional untuk memperkuat diplomasi Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina.
Selain menyuarakan dukungan di tingkat global, BKSAP juga akan membangun kerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat sipil di sejumlah negara guna memperluas solidaritas internasional terhadap rakyat Palestina dan memperkuat upaya diplomasi kemanusiaan Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.