Wilayah tersebut dipilih karena memiliki riwayat kejadian banjir yang cukup tinggi dan berada dekat dengan aliran sungai utama.
Pengembangan sistem EWS mengintegrasikan berbagai teknologi pemantauan, seperti sensor tinggi muka air Automatic Water Level Recorder (AWLR), sensor curah hujan, kamera pemantau, serta dashboard visualisasi data.
Baca Juga:
Gempa M 6,4 Guncang Aceh dan Sumut, Warga Sempat Panik Keluar Rumah
Sirine Early Warning System (EWS) yang terpasang di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026).
Seluruh data dari sensor tersebut diproses secara real time dan ditampilkan melalui sistem dashboard sehingga petugas dapat memantau dinamika debit air dan potensi banjir secara cepat dan akurat.
Perangkat ini bekerja secara otomatis tanpa operator, sehingga diharapkan mampu memberikan peringatan dini secara cepat dan presisi kepada masyarakat jika terjadi peningkatan potensi banjir.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di Jember, Karawang Masih Tergenang dan Karhutla Terjadi di Kalteng
Dengan informasi yang lebih awal, masyarakat dapat segera melakukan langkah antisipasi, seperti evakuasi maupun pengamanan barang berharga.
Apresiasi Pemerintah Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas dukungan pemerintah pusat dalam penguatan mitigasi banjir melalui pemasangan EWS di Kali Bekasi.