Menurutnya, kehadiran Indonesia dalam forum-forum internasional tidak boleh sekadar bersifat simbolis atau hanya mengikuti agenda yang ada.
Indonesia harus mampu mengambil peran lebih besar dalam memengaruhi arah kebijakan global agar selaras dengan kepentingan nasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga:
Himmatul Aliyah Dorong Revitalisasi Danau dan Pengawasan Lingkungan di Kabupaten Tangerang
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan diplomasi Indonesia.
Sebab, berbagai hasil kerja sama internasional pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan pembangunan, investasi, serta kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah, baik di kota maupun kabupaten.
Sementara itu, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo menilai bahwa diplomasi parlemen juga dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperluas promosi sektor pariwisata Indonesia di pasar internasional.
Baca Juga:
Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Kuota, Irine Dorong Perempuan Lebih Berpengaruh di Parlemen
Melalui jaringan dan hubungan yang dimiliki parlemen dengan berbagai negara, peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dinilai semakin terbuka.
"Berkenaan dengan diplomasi, kita banyak membahas bagaimana kita bisa menggunakan channel-channel diplomasi parlemen ini untuk meningkatkan marketing sehingga semakin meyakinkan para wisatawan luar negeri untuk hadir," jelas politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Menurut Bramantyo, penguatan promosi pariwisata melalui diplomasi parlemen tidak hanya akan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.