WAHANANEWS.CO - Rapat panas membahas maraknya kasus pelecehan seksual di kampus digelar tertutup oleh Komisi X DPR RI bersama para rektor perguruan tinggi ternama di kompleks parlemen.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi X DPR RI, Nusantara I, Gedung DPR RI, Senin (20/4/2026), dipimpin langsung Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.
Baca Juga:
DPR Kecolongan, Ketua Ombudsman Tersandung Korupsi Usai Lolos Uji Kelayakan
Hadir dalam rapat tersebut Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah, Wakil Rektor Institut Teknologi Bandung Irwan Meilano, Rektor Universitas Padjadjaran Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, serta Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet.
Selain pimpinan kampus, rapat juga dihadiri Dekan Fakultas Hukum UI Parulian Paidi Aritonang serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa yang turut memberikan perspektif mahasiswa terhadap kasus yang terjadi.
Perwakilan pemerintah juga hadir, di antaranya Plt Sekjen Kemendiktisaintek Badri Munir Sukoco, Plt Inspektur Jenderal Nur Syarifah, dan Plt Dirjen Dikti Med Setiawan.
Baca Juga:
Jejak Duit Haji Terkuak, Perantara Sudah Terima Tapi Belum Dibagikan ke DPR
"Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk kita bersama-sama berkumpul dan hari ini sudah, menurut laporan dari temen-temen sekretariat, sudah hadir 5 fraksi, dengan demikian sudah memenuhi tata tertib peraturan DPR RI," kata Hetifah mengawali rapat.
Hetifah kemudian meminta pandangan forum terkait status keterbukaan rapat, mengingat pembahasan menyangkut isu sensitif terkait pelecehan seksual di lingkungan pendidikan tinggi.
"Perkenankan kami membuka RDP ini dan rapat dinyatakan, mungkin apakah menurut bapak ibu tadi ada beberapa usul karena menyangkut, apakah dibuat tertutup atau terbuka? Tertutup?" tanya Hetifah.