Ia menekankan bahwa pasokan BBM tidak boleh terhambat karena menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi krisis.
Lebih lanjut, Rieke menegaskan bahwa fase tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pascabencana harus dijalankan berdasarkan data lapangan dan kondisi riil masyarakat terdampak.
Baca Juga:
Gelombang Pengunduran Diri di Tengah Gejolak Pasar Modal
Ia optimistis dengan kebijakan yang terarah dan terukur, proses pemulihan kelistrikan dan infrastruktur pendukung dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Selain listrik, fasilitas kesehatan dan ketersediaan air minum bersih juga tidak boleh diabaikan,” pungkasnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum serta pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk membuka kembali jalur logistik, terutama menuju wilayah yang masih terisolasi akibat bencana.
Baca Juga:
Girik hingga Letter C Kehilangan Kekuatan Hukum Mulai Februari 2026
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.