Karena itu, pengendalian pembangunan dan penegakan aturan tata ruang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Himmatul juga meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk melakukan revitalisasi kawasan danau yang mengalami penurunan kualitas lingkungan.
Baca Juga:
Perhutanan Sosial Sumbang Rp4,5 Triliun, Menhut Tekankan Kolaborasi untuk Keberlanjutan
Selain itu, pengawasan terhadap pemanfaatan lahan dinilai perlu diperkuat guna mencegah munculnya bangunan liar maupun aktivitas yang dapat mengganggu fungsi saluran air.
“Saya sebagai warga Kelapa Dua memohon agar Danau Kelapa Dua ditata ulang dan direvitalisasi. Mungkin perlu juga ada semacam polisi lingkungan yang memantau lahan-lahan yang diokupasi supaya tidak muncul bangunan liar dan saluran air tetap terjaga,” katanya.
Lebih lanjut, legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut turut menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dan limbah dengan pendekatan yang lebih modern.
Baca Juga:
Dukung Percepatan Pembangunan Kawasan Metropolitan Rebana, MARTABAT Prabowo-Gibran Apresiasi Rencana Barito Group Patimban Industrial Estate
Menurutnya, inovasi berbasis riset dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengubah sampah menjadi sumber energi alternatif maupun pupuk yang bernilai ekonomis.
Langkah tersebut diyakini mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.