Ia menjelaskan bahwa berbagai agenda strategis nasional, termasuk upaya Indonesia untuk menjadi anggota penuh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), membutuhkan dukungan daerah yang mampu menerapkan tata kelola pembangunan secara baik dan berkelanjutan.
“Keanggotaan ini akan menjadi katalis yang mendorong pemerintah untuk terus merumuskan tata kelola kebijakan yang unggul, serta memastikan pertumbuhan ekonomi kita berjalan inklusif dan berkelanjutan,” ujar Bramantyo.
Baca Juga:
Perhutanan Sosial Sumbang Rp4,5 Triliun, Menhut Tekankan Kolaborasi untuk Keberlanjutan
Menurutnya, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah yang memiliki posisi strategis karena didukung oleh ekosistem industri yang berkembang pesat dan iklim investasi yang kuat.
Pengalaman daerah dalam mengelola pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi tantangan lingkungan menjadi bahan masukan yang berharga bagi DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi maupun diplomasi parlemen.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kesiapan dan kekuatan daerah dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Baca Juga:
Dukung Percepatan Pembangunan Kawasan Metropolitan Rebana, MARTABAT Prabowo-Gibran Apresiasi Rencana Barito Group Patimban Industrial Estate
“Target besar di tingkat nasional tidak akan terwujud tanpa fondasi yang kokoh di tingkat daerah. Ketika kita berbicara tentang ekosistem industri dan investasi yang mampu memenuhi standar global, pandangan kami langsung tertuju pada Kabupaten Tangerang,” pungkas Politisi Fraksi Partai Demokrat itu.
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menciptakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan hidup.
Dengan keseimbangan tersebut, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.