WAHANANEWS.CO, Jakarta - Langit Ibu Kota kembali berada dalam ancaman cuaca ekstrem setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang diprakirakan mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya pada Rabu (4/3/2026).
Peringatan tersebut merupakan bagian dari pembaruan informasi cuaca untuk kawasan Jabodetabek yang berlaku selama periode Senin hingga Jumat (3/3/2026–7/3/2026), dengan sejumlah wilayah masuk kategori siaga.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran: Target Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,6% Jadi Momentum Penguatan Aglomerasi Jabodetabekjur
Dalam keterangan resminya, BMKG menetapkan status Siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat untuk Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang.
Kondisi cuaca ini dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta layanan publik.
Sementara itu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok berada pada level Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.
Baca Juga:
Dr Karmila Sari Salurkan Aspirasi PIP, KIP Kuliah, dan Revitalisasi Sekolah untuk Rokan Hilir Jelang Ramadhan 1447 H
Meski intensitasnya relatif lebih rendah dibanding wilayah berstatus siaga, hujan tetap berisiko menimbulkan genangan, luapan air sungai, serta kemacetan di kawasan rawan banjir.
Selain hujan, peringatan dini angin kencang juga diberlakukan untuk seluruh wilayah DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu, yang berpotensi terjadi bersamaan dengan hujan deras.
Risiko pohon tumbang, gelombang tinggi di perairan, hingga terganggunya aktivitas luar ruang disebut meningkat apabila angin kencang terjadi dalam durasi lama.