Ia menyebut Presiden Prabowo berada di posisi terdepan dalam agenda pembenahan tersebut.
"Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa," kata Qodari.
Baca Juga:
KEK Industropolis Batang Bangun Industri Hijau, MARTABAT Prabowo-Gibran: Fondasi Indonesia Jadi Magnet Investasi Dunia
Selain isu APBN, massa aksi juga menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi.
Qodari mengatakan perubahan harga BBM nonsubsidi tidak bisa dilepaskan dari pengaruh global dan ketergantungan Indonesia terhadap impor energi.
"Kalau soal BBM, faktor dari luar negeri sangat besar karena de facto kita sebagai bangsa ini memang ketinggalan," kata Qodari.
Baca Juga:
Dukung Program Pemerintah Antisipasi Krisis BBM, ALPERKLINAS: Konsumen Motor Listrik Tanpa Subsidi Perkuat Ketahanan Energi
Menurut dia, pemerintah saat ini sedang berupaya memperkuat ketahanan energi nasional agar Indonesia tidak terus bergantung pada pasokan dari luar negeri.
Qodari menegaskan, agenda kemandirian pangan dan energi menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Bangsa ini harus mandiri, bangsa ini harus maju, lepas dari ketergantungan pangan, lepas dari ketergantungan energi," ucap Qodari.