Pemerintah juga akan mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan MBG, mulai dari penerima manfaat, kondisi SPPG, kualitas gizi makanan, tata kelola program, hingga pelibatan vendor lokal.
Qodari mengatakan evaluasi tidak hanya menyentuh satu sisi, tetapi seluruh rantai pelaksanaan program.
Baca Juga:
Dukung Program Pemerintah Antisipasi Krisis BBM, ALPERKLINAS: Konsumen Motor Listrik Tanpa Subsidi Perkuat Ketahanan Energi
"Nah yang operasional ini akan dievaluasi, mulai dari penerima, kondisi SPPG, gizi, tata kelola, hingga pelibatan vendor lokal," katanya.
Di luar isu APBN, BBM, dan MBG, Qodari menyebut pemerintah sedang menjalankan pembenahan yang lebih besar terhadap struktur ekonomi nasional.
Ia bahkan menyebut Presiden Prabowo tengah memimpin reformasi jilid II dalam tata kelola ekonomi Indonesia.
Baca Juga:
Warga Palestina di Israel Mengaku Dilarang Berbicara Bahasa Arab di Tempat Kerja
"Beliau sedang melakukan reformasi terhadap struktur ekonomi Indonesia yang selama ini menguntungkan elite tertentu dan memungkinkan uang negara dibawa lari," jelas Qodari.
Qodari mengatakan koreksi terhadap struktur ekonomi itu menjadi bagian penting dari agenda pemerintahan saat ini.
"Itu dikoreksi oleh Pak Prabowo," jelas Qodari.