Vaksinasi menjadi faktor penting yang menentukan
bercabangnya pemulihan ekonomi ini.
Negara-negara yang mampu mengatasi pandemi secara
relatif baik mampu mengembalikan aktivitas ekonominya lebih cepat.
Baca Juga:
Luhut Bicara Terbuka: Ini yang Membuat Indonesia Kurang Dipercaya Dunia
Ini yang menjelaskan mengapa proyeksi pertumbuhan
ekonomi di banyak negara maju --yang memiliki akses vaksin-- atau negara yang
menerapkan protokol kesehatan dengan baik memiliki pola pemulihan berbentuk
huruf V.
Sebaliknya, negara-negara yang terbatas aksesnya
terhadap vaksin, atau lemah dalam penerapan protokol kesehatan, membutuhkan
waktu yang panjang dalam pemulihan ekonominya.
Dalam kasus ini, pemulihan ekonomi berbentuk Swoosh shape (seperti logo Nike) atau huruf L atau W.
Baca Juga:
Kinerja APBN 2025: Program Prioritas Capai 65,8 Persen, Belanja Tembus Rp611 Triliun
Pesan dari temuan ini sangat jelas: pemulihan ekonomi
hanya akan terjadi jika masalah kesehatan diatasi.
Kedua, jika kesehatan adalah kuncinya, apakah kinerja
ekonomi kita di triwulan II-2021 akan berlanjut?
Di sini kita harus berhati-hati.