Legislator Fraksi Partai NasDem tersebut menilai lambannya penyampaian hasil investigasi justru menimbulkan ketidakjelasan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, publik membutuhkan kepastian mengenai penyebab kecelakaan agar dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi nasional.
Baca Juga:
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Bekasi Timur, Taksi Green SM Ternyata Telat Servis 9.000 KM
“Kecelakaan kereta di Bekasi itu nggak pelik. Sederhana itu, Pak. Kok bapak-bapak bisa mengatakan, belum bisa menyimpulkan apa sebabnya? Udah berapa lama itu, Pak? Jadi di sisi lain tiba-tiba alasan kesehatan. Ini mana yang tepat alasan ini, Pak,” ujarnya.
Selain menyoroti kecelakaan kereta di Bekasi, Mori juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap sejumlah kecelakaan transportasi lain yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Salah satunya adalah kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang dan kembali menambah daftar panjang insiden transportasi yang memakan korban jiwa dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga:
Tragedi Kereta Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Sudah Periksa 31 Saksi
“Saya terus terang kecewa. Ini yang punya, ini kan Menteri Perhubungan. Apalagi persoalannya kemudian, kalau nggak salah seminggu selain itu ada kecelakaan lagi tuh. Kereta lagi. Jadi kita belum bicara tabrakan bus ALS 16 orang meninggal,” kata dia.
Mori menegaskan pemerintah perlu segera memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi keselamatan transportasi di berbagai moda, baik kereta api maupun transportasi darat lainnya.
Ia juga meminta agar proses investigasi setiap kecelakaan dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga masyarakat memperoleh kepastian informasi, sekaligus menjadi langkah pencegahan agar tragedi serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.