Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun Ajaran 2023/2024 menunjukkan adanya perubahan tren yang cukup signifikan dalam empat tahun terakhir.
Pada periode 2020–2024, jumlah peserta didik di SD negeri cenderung stagnan bahkan mengalami penurunan.
Baca Juga:
Komisi X DPR Dorong Afirmasi Mahasiswa Daerah 3T dalam Sistem SPMB
Sebaliknya, sekolah dasar swasta mencatat peningkatan jumlah siswa secara signifikan, dari sekitar 2,9 juta menjadi 3,86 juta peserta didik.
Perubahan tersebut juga berdampak pada keberlangsungan satuan pendidikan. Tercatat sebanyak 1.340 SD negeri terpaksa ditutup, sementara sekolah swasta justru terus berkembang dengan penambahan sekitar 1.511 unit sekolah baru dalam periode yang sama.
Selain itu, sekolah swasta dinilai memiliki daya tarik lebih karena rasio guru dan murid yang relatif ideal, berkisar antara 1:15 hingga 1:20.
Baca Juga:
Komisi X DPR RI Ingatkan Kampus Jangan Kehilangan Sentuhan Humanis di Tengah Membludaknya Jumlah Mahasiswa
Sementara itu, di banyak SD negeri rasio tersebut masih berada pada kisaran 1:28 hingga 1:40 sehingga berpengaruh terhadap efektivitas proses belajar mengajar.
Fikri mengingatkan bahwa kebijakan regrouping yang diterapkan tanpa mempertimbangkan kondisi geografis berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama di wilayah 3T.
Penggabungan sekolah dapat membuat jarak tempuh siswa menjadi semakin jauh, sementara tidak semua daerah memiliki fasilitas transportasi yang memadai atau subsidi angkutan dari pemerintah daerah. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko anak putus sekolah.