Prasetyo menjelaskan bahwa satu-satunya perubahan personalia saat ini hanya menyangkut Thomas Djiwandono, yang resmi meninggalkan kursi Wakil Menteri Keuangan setelah terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Meski demikian, posisi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan Thomas belum akan segera diisi oleh pemerintah.
Baca Juga:
Reshuffle Kabinet Prabowo Disorot Media China
"Belum (ada kandidat pengganti)," ujar Prasetyo.
Ia menyebut proses pengangkatan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih berjalan, sehingga pemerintah belum mengambil keputusan lanjutan terkait pengisian jabatan tersebut.
"Kan belum selesai proses, proses Deputi apa, Gubernur BI-nya kan belum selesai, tunggu dulu," tegasnya.
Baca Juga:
Menteri Pertahanan Sjafrie Ditunjuk Jadi Menkopolkam Ad Interim, Ini Arahan Prabowo
Prasetyo pun meminta publik tidak menarik kesimpulan berlebihan dari dinamika ini, terlebih mengaitkannya dengan isu perombakan kabinet besar-besaran.
Pasalnya, meski kabar pergeseran menteri sempat menguat, Istana memastikan komposisi kabinet saat ini masih solid.
Sejumlah nama yang sebelumnya disebut-sebut masuk daftar reshuffle antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.