WahanaNews.co | Kementerian Dalam Negeri berencana meluncurkan KTP berbasis digital yang bisa digunakan dengan HP.
Tapi, kartu fisik itu masih akan digunakan dalam tahap awal pengimplementasian sistem tersebut, dengan menerapkan dua jalur layanan.
Baca Juga:
Pemprov Kaltim Alokasikan Rp255 Miliar untuk Program Pelayanan Kesehatan Gratis 2025
"Melakukan kajian, banyak yang bertanya 'orang tua sepuh-sepuh, masyarakat tidak HP gimana? Masyarakat tidak bisa digital, tetap dilayani manual. Kita cetakan yang fisik," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh, Kamis (6/1/2022).
Sejumlah masyarakat Indonesia memang masih terkendala untuk bisa menggunakan layanan digital.
Termasuk, masyarakat dalam wilayah belum terjangkau dengan sinyal telekomunikasi.
Baca Juga:
Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat Gelar Sterilisasi Kucing Jantan di Kemayoran
"Tidak perlu khawatir yang tidak punya HP di pedalaman, enggak ada sinyal. Hasil kajian kami banyak daerah BTS belum sampai ke wilayah itu," tegas Zudan.
Dia mengatakan, target pada tahap awal pengaplikasian KTP digital.
"Adalah 70 persen penduduk yang sudah menggunakan smartphone. Seiring berjalannya waktu maka targetnya akan ditambah," kata Zudan.