“Kita masih punya PR 23,36 juta orang yang perlu kita intervensi secara intensif. Kalau kita lihat sebarannya dari 38 provinsi, 20 provinsi di atas angka nasional 8,25 persen dan ada delapan provinsi di bawah angka nasional atau sudah relatif baik,” ujar Restuardy.
Data menunjukkan sebanyak 20 provinsi memiliki tingkat kemiskinan di atas rata-rata nasional.
Baca Juga:
Warga dan Staf Kelurahan Kuta Gambir Sambut Hangat Lurah Baru
Kondisi tersebut menuntut langkah cepat dan terukur dari pemerintah daerah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat rentan.
Restuardy menambahkan bahwa daerah dengan jumlah penduduk besar memerlukan perhatian khusus karena dampaknya sangat signifikan terhadap angka kemiskinan nasional.
Beberapa wilayah yang menjadi fokus perhatian antara lain Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatra Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga:
Dinas Pendidikan Sumedang Gelar Forum Perangkat Daerah, Bahas Rencana Pembangunan 2027
“Selain itu, ada juga yang perlu menjadi perhatian walaupun persentasenya kecil yaitu daerah-daerah dengan jumlah penduduk yang besar. Sehingga ini perlu juga menjadi bagian yang mendapat atensi khusus dalam penanganannya,” kata Restuardy.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.