Menutup rapat, Ahmad Saufi kembali menegaskan bahwa pengembangan panas bumi harus ditempatkan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara kebutuhan energi, perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab global.
“Pengembangan panas bumi adalah bagian penting dari transisi energi menuju net zero emission. Namun, keberhasilannya ditentukan oleh kemampuan kita menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan tanggung jawab pelestarian lingkungan,” tegasnya.
Baca Juga:
Negara Hadir di Perbatasan, 15.000 Rumah Warga Siap Direhabilitasi Tahun 2026
Pemerintah memastikan bahwa seluruh proses pengembangan akan dilakukan secara hati-hati, berbasis kajian ilmiah yang komprehensif, serta melibatkan konsultasi berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan, termasuk komunitas internasional.
Berbagai isu yang masih menjadi pembahasan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lanjutan guna mencapai solusi terbaik yang mengakomodasi kepentingan energi dan konservasi secara seimbang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.