“Sehingga setiap keputusan kebijakan berikutnya benar-benar didasarkan pada penyebab yang terukur. Dengan demikian, intervensi Pemerintah dapat lebih tepat sasaran,” tambah perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini.
Menurutnya, hasil pelacakan tersebut dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Baca Juga:
Kemdiktisaintek dan DPR Perkuat Evaluasi Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru
“Intervensi tersebut dapat berupa perluasan bantuan pendidikan, penyempurnaan sistem seleksi, maupun penguatan layanan informasi bagi calon mahasiswa,” sambung Puan.
Di akhir keterangannya, Puan menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya siswa yang berhasil lolos seleksi masuk perguruan tinggi.
Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensinya secara optimal.
Baca Juga:
Keren! Anak Penjual Cireng Tembus UGM, Biaya Kuliah Nol Rupiah
“Yang jauh lebih menentukan adalah kemampuan Negara memastikan bahwa setiap anak bangsa yang telah memperoleh kesempatan belajar benar-benar dapat menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.