Menurutnya, sejak awal dirinya telah menolak untuk berkomitmen dalam bentuk pendanaan.
“Saya tidak berkomitmen soal uang sama sekali,” kata Prabowo.
Baca Juga:
Kapolda Jambi Tinjau Langsung Tes Akademik Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Kampus Unama Tehok
Meski demikian, Indonesia tetap membuka peluang untuk berkontribusi dalam Dewan Perdamaian, namun dalam bentuk yang berbeda.
Pemerintah menyatakan kesiapan untuk terlibat melalui pengiriman pasukan perdamaian guna menjaga keamanan, khususnya di wilayah konflik seperti Gaza.
“Kita menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Binrohtal Personel Nasrani, Perkuat Integritas dan Pelayanan Humanis
Presiden juga tidak menutup kemungkinan adanya kontribusi di masa depan, terutama jika kondisi memungkinkan untuk proses rekonstruksi pascakonflik.
“Kalau gencatan senjata berhasil dan pembangunan dimulai, bukan tidak mungkin Indonesia ikut serta,” kata Prabowo.
Ia mencontohkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman dalam memberikan bantuan kemanusiaan melalui berbagai lembaga nasional.