"Pada pukul 15.13 WIB dokter menyatakan almarhumah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, almarhumah meninggal dunia akibat Tuberkulosis (TB)," jelas dia.
Korban keempat adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan yang mengikuti pelatihan di Satdik Yon PARAKO 465.
Baca Juga:
Lima Peserta SPPI Meninggal Dunia Saat Latihan Bela Negara, Kemhan Buka Suara
Pada Kamis (25/06/2026) pukul 14.30 WIB, Rifki datang ke Ruang Kesehatan Satdik dengan keluhan sesak napas dan tubuh terasa lemas.
Petugas kesehatan menilai kondisinya masih stabil sehingga diberikan terapi oksigen dan diminta beristirahat sebelum kembali mengikuti kegiatan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, keluhan sesak napas kembali muncul sehingga Rifki kembali dibawa ke Ruang Kesehatan dan dirujuk ke IGD RSAU dr Esnawan Antariksa pada pukul 18.25 WIB.
Baca Juga:
Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru pada 2027, Cek Lokasi Lengkapnya
Di rumah sakit, Rifki menjalani pemeriksaan laboratorium, EKG, foto toraks, pemasangan alat bantu napas, hingga mendapatkan perawatan intensif di ICU.
"Berdasarkan resume medis dan laporan khusus, penyebab kematian berkaitan dengan pneumonia (infeksi paru-paru) yang disertai komplikasi medis. Dalam riwayat kesehatan juga terdapat informasi mengenai hipertensi dan obesitas yang menjadi bagian dari evaluasi medis," imbuh dia.
Korban kelima adalah Nola Dya Sari yang mengikuti pelatihan di Satdik C Kalimantan.