Tidak hanya dari sisi penginapan, layanan konsumsi bagi jemaah juga dinilai mengalami peningkatan kualitas.
Menu makanan disebut lebih sesuai dengan cita rasa Indonesia sehingga lebih mudah diterima para jemaah, khususnya lanjut usia.
Baca Juga:
Jemaah Haji Indonesia Rasakan Kenyamanan di Mina, DPR Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan
Ia menyebut makanan yang disediakan kini lebih variatif dengan lauk khas Nusantara seperti ikan, telur, daging, sayuran, hingga buah-buahan.
Penyesuaian menu tersebut dianggap penting untuk menjaga kondisi kesehatan dan stamina jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Perbaikan layanan juga terlihat dalam proses pergerakan jemaah menuju Arafah.
Baca Juga:
Nihayatul Wafiroh Dorong Modernisasi Alat Kesehatan dan Ambulans untuk Jemaah Haji Indonesia
Abdul Wachid menilai petugas berhasil mengantisipasi penumpukan calon jemaah di titik keberangkatan bus, sehingga mobilisasi berjalan lebih tertib dan lancar dibanding tahun sebelumnya.
“Jemaah tidak boleh turun sebelum bus datang. Jadi tidak ada penumpukan seperti tahun lalu,” tuturnya.
Meski memberikan apresiasi terhadap berbagai peningkatan layanan, Timwas DPR RI masih menemukan sejumlah hal yang perlu menjadi bahan evaluasi.