Meski demikian, ia menegaskan bahwa perpanjangan operasi bukanlah keputusan yang mudah karena mempertimbangkan tantangan medan, keterbatasan personel berkemampuan khusus, serta kondisi korban yang ditemukan.
“Karena itu, setiap personel yang masuk dan keluar dari area operasi wajib menjalani medical check-up,” pungkasnya.
Baca Juga:
Serpihan Diduga Badan Pesawat ATR Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung
Pesawat jenis ATR 42-500 yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport dilaporkan jatuh pada Sabtu (17/1/2025) saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Dalam penerbangan tersebut, pesawat membawa 10 orang yang terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang sebelum akhirnya hilang kontak dan diketahui menabrak lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.