Pada akhirnya, transparansi menjadi elemen yang tidak dapat ditawar. Sebagai program yang dibiayai oleh publik, keterbukaan data secara rinci seharusnya menjadi bagian dari akuntabilitas.
Ketika informasi justru terbatas, ruang pertanyaan publik akan semakin besar.
Baca Juga:
BGN: Lebih dari 16.000 SPPG Kantongi Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi
Pertanyaan mengenai “siapa yang diuntungkan” bukan sekadar retorika, melainkan bagian dari upaya memastikan bahwa kebijakan publik tetap berada pada jalur kepentingan masyarakat luas.
Selama jawaban atas pertanyaan tersebut belum sepenuhnya terbuka, keraguan publik pun akan terus ada.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.