Ketika kembali, ia menemukan endapan hitam misterius.
“Saya terkejut menemukan botol itu dilapisi material hitam,” ujarnya.
Baca Juga:
MBG Mengandung Boraks-Kontaminasi Bakteri Penyebab 162 Siswa di Anambas
Setelah serangkaian uji, diketahui bahwa lapisan itu adalah mangan teroksidasi, hasil aktivitas bakteri dari air keran.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Nature mengonfirmasi bahwa bakteri tersebut mampu menggunakan mangan sebagai sumber energi melalui kemosintesis, proses langka yang mengubah karbon dioksida menjadi biomassa.
Bakteri ini diyakini dapat membantu memecahkan misteri penyumbatan saluran air yang mengandung mangan dan bahkan berperan dalam pembentukan nodul logam raksasa di dasar laut.
Baca Juga:
Kepala Badan Gizi Nasional Mewajibkan SPPG Masak Pakai Air Kemasan
Bakteri yang Buang Kotoran Emas
Tak kalah mencengangkan, peneliti internasional juga menemukan bakteri Cupriavidus metallidurans yang bisa menghasilkan emas.
Mikroba ini tidak hanya bertahan hidup dalam lingkungan ekstrem yang penuh logam berat, tetapi juga secara aktif membuang limbah berbentuk nanopartikel emas.