Pola konvergensi dan konfluensi dapat mendorong terjadinya pertemuan sekaligus penumpukan massa udara yang mendukung pembentukan awan hujan.
Akibat kondisi tersebut, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah daerah.
Baca Juga:
Gempa Dahsyat M 7,1 Hantam Jepang, Mal Meledak dan Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Potensi hujan terutama terdapat pada wilayah yang dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer, bibit siklon tropis, serta daerah konvergensi dan konfluensi.
Masyarakat karena itu tetap perlu mewaspadai kemungkinan perubahan cuaca lokal meskipun secara umum Indonesia sedang menghadapi musim kemarau dan pengaruh El Nino kuat.
Selain potensi hujan, peningkatan kecepatan angin permukaan juga diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga:
El Nino Kuat Mengancam, BMKG Tetapkan 6 Provinsi Rawan Kebakaran Hutan
Wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan kecepatan angin meliputi sebagian Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Selat Karimata, dan Laut Jawa.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa hingga selatan Nusa Tenggara Timur.
Peningkatan kecepatan angin juga berpotensi terjadi di Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura.