Namun, skenario itu dinilai tidak masuk akal setelah mereka menghitung arah pergerakan gletser selama sekitar 1 juta tahun terakhir.
Hasilnya, hampir semua gletser dalam periode tersebut justru bergerak ke arah utara.
Baca Juga:
Temuan Fosil 'Hobbit' yang Lebih Mungil di Flores Gegerkan Arkeolog
Arah itu berlawanan dengan rute yang seharusnya ditempuh Batu Altar jika benar berpindah dari Skotlandia menuju Stonehenge.
Kini, tim lain dari Curtin University di Australia ikut mengulik teka-teki besar tersebut.
Dengan penanggalan butiran mineral dan pemodelan lapisan es, para peneliti menyimpulkan bahwa gletser memang mungkin ikut membantu sebagian perjalanan batu itu.
Baca Juga:
Studi Terbaru Ungkap: Makanan Manusia Purba Bukan Daging Mammoth
Namun, gletser tidak cukup menjelaskan seluruh rute panjang yang harus ditempuh Batu Altar hingga sampai ke Inggris selatan.
Model penelitian mereka menunjukkan gletser kemungkinan pernah membawa bebatuan dari Skotlandia menuju kawasan Doggerland.
Pergerakan itu mungkin memangkas perjalanan sekitar 300 kilometer.