Menurutnya,
sejak dulu, kader-kader Partai Golkar senantiasa berada dan turun langsung ke
masyarakat, menghimpun pemikiran masyarakat, dan mengedepankan aspirasi rakyat
di akar rumput.
Saat
bergabung ke Partai Golkar pada 2005, Andi Marianto langsung diamanahkan
sebagai Wakil Sekretaris Bidang Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Sesuai dengan bidangnya di bidang perekonomian.
Baca Juga:
Peduli Bencana Sumatera, Yayasan Generasi Rabbani Muara Enim Salurkan Alkes dan Donasi Rp175 Juta
Kini, di
struktur DPD Golkar Kota Solok, Andi menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang
Ideologi dan Kebijakan publik.
Meski
telah bergabung dengan Partai Golkar sejak 2005, Andi baru pertama kali mencaleg
pada Pileg 2019.
Hal itu
dipilihnya selain untuk tekun di usahanya, juga pertimbangan proses kaderisasi
di Partai Golkar yang disebutnya tertata dengan cukup baik. Kemudian
pertimbangan senioritas, pengkaderan, etika organisasi.
Baca Juga:
Membangun Sistem Penangan Korban Banjir Bandang: Belajar dari Model Respons Covid-19
Mencaleg di
Lubuk Sikarah
Pilihan
Andi Marianto mencaleg di Dapil Lubuk Sikarah Kota Solok pada Pileg 2019,
terbilang sangat berat.