Hermawanto menyebut salah satu ruangan bahkan memiliki bentuk yang menyerupai bunker sehingga pihak sekolah berharap polisi segera melakukan pemeriksaan.
“Kami berharap ruangan itu yang berbentuk seperti bunker agar segera ditindaklanjuti oleh kepolisian untuk dibuka,” tutur Hermawanto.
Baca Juga:
Kirim Pesan Maaf ke Istri, Pria Berinisial WH Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kamar Hotel
Pihak sekolah kemudian kembali meminta bantuan kepolisian pada Rabu (5/8/2026) sore untuk membuka ruangan lain yang diperlukan bagi kepentingan anak-anak.
Proses penggeledahan berlangsung hingga malam hari dan kembali mengungkap sejumlah barang yang mengejutkan.
Polisi menemukan beberapa senjata api lainnya bersama kaset video porno yang berada di dalam kotak hitam serta narkotika yang disebut berupa sabu dan ganja.
Baca Juga:
Fakta-fakta Upaya Penembakan Acara Makan Malam Trump: Kronologi-Motif Pelaku
Ruangan-ruangan tersebut diduga sengaja dikunci oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.
IWD sebelumnya diberhentikan dari jabatannya pada April 2026 setelah muncul dugaan penyalahgunaan keuangan sekolah untuk kepentingan pribadi.
Pihak sekolah menduga uang yayasan digunakan untuk membeli sebidang tanah yang kemudian diatasnamakan kepada istri IWD.