WahanaNews.co | Bahan peledak seberat 35 kilogram berhasil dievakuasi tim gabungan dari Densus 88 Antiteror, Brimob Polda Jawa Barat, dan petugas dari Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) pada Jumat (1/10/2021) lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima media dari Humas Polres Majalengka, bom berdaya ledak tinggi itu ditemukan pada semak-semak di bawah kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Baca Juga:
Eks Napiter Dukung Upaya Deradikalisasi Satgas Madago Raya di Poso
Dengan membawa sejumlah persiapan seperti boks berukuran besar, bom milik narapidana teroris Imam Mulyana, yang juga warga Majalengka, itu berhasil dievakuasi.
Kasubsi Penmas Humas Polres Majalengka, Aiptu Riyana, membenarkan adanya penemuan bom pada Jumat (1/10/2021) kemarin, di wilayah hukum Majalengka.
Namun, disinggung terkait detail penemuannya, Riyana belum berkenan untuk menerangkannya.
Baca Juga:
Bangun Narasi Damai, BNPT Ajak Penyintas dan Mitra Deradikalisasi untuk Rekonsiliasi
"Iya betul, Kang. Jumat kemarin," kata Riyana kepada wartawan, Senin (4/10/2021).
Terpisah, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah II Majalengka, Jaja Suharja Senjaya, mengatakan, pada saat melakukan pencarian bahan peledak tersebut pihaknya ikut mendampingi petugas.
"Oh iya, TNGC juga ikut mendampingi saat melakukan pencarian keberadaan bom di Gunung Ciremai," ujar Jaja.