Untuk itu, Andika menegaskan, terpilihnya dokter F bukan karena atas penilaiannya sebagai pemimpin tertinggi institusi TNI.
“Jadi bukan saya yang kemudian menawarkan, saya dengar ada keinginan apakah dari tim pembela hukum atau dari pihak Polri,” kata Andika.
Baca Juga:
TNI Multifungsi dan Kegelisahan Demokrasi
“Yang jelas kami siap, kami siap karena memang kami punya sumber daya manusianya. Kami juga punya rumah sakitnya seandainya diperlukan,” sambung dia.
Andika juga mempersilakan jika PDFI ingin menambah dokter forensik dari TNI.
“Mau tambahannya pun ada. Intinya kami tidak mengarahkan, pilih-pilih enggak, enggak ada. Pokoknya terserah supaya tidak ada kecurugiaan apa pun,” imbuh dia.
Baca Juga:
Empat Prajurit Penyiram Air Keras Andrie Yunus Divonis, Hakim Beberkan Faktor Peringanan
Ekshumasi dilakukan Rabu 27 Juli
Sementara itu, Polri akan menggelar ekshumasi untuk melakukan otopsi ulang jenazah Brigadir J dalam waktu dekat.