Namun demikian, ia tetap membuka ruang dialog dengan pemerintah untuk mencari solusi terbaik apabila lahan tersebut akan digunakan untuk kepentingan publik.
“Tapi kami masih buka peluang untuk ayo kalau ini program negara, program pemerintah, program Pak Presiden, ayo mari kita bicara baik-baik,” tuturnya.
Baca Juga:
Camat Tanah Abang Gerak Cepat, Stasiun Karet Kembali Ramah untuk Pejalan Kaki
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait pada Minggu (5/4/2026) mendatangi lokasi lahan di Tanah Abang yang disebut sebagai aset negara dan selama ini dikuasai oleh organisasi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut yang juga dipublikasikan melalui media sosial, sempat terjadi perdebatan antara Maruarar dengan Hercules di lokasi.
Pemerintah berencana memanfaatkan lahan tersebut untuk pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari program perumahan nasional.
Baca Juga:
Pengedar Obat keras di Sekitar Stasiun Tanah Abang Diringkus Polisi
“Tujuan saya mau membangun untuk rumah rakyat di sini. Jadi bukan untuk pengembang, dan sebagainya,” ucap Maruarar saat bertemu Hercules dan perwakilan ormas, Senin (6/4/2026).
Menanggapi pernyataan tersebut, Hercules kembali menegaskan bahwa pihaknya tetap pada posisi awal yakni meminta pemerintah menunjukkan bukti kepemilikan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.