WAHANANEWS.CO, Jakarta - Google akhirnya angkat bicara di tengah pusaran perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek yang menyeret nama mantan menteri Nadiem Makarim.
Google menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memproduksi maupun menjual perangkat Chromebook secara langsung kepada konsumen akhir.
Baca Juga:
Akun Gmail Jadi Sasaran Peretasan, Begini Cara Mengetahuinya
Selain itu, Google menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk menentukan harga perangkat tersebut dalam proses pengadaan.
“Google tidak memproduksi atau menjual Chromebook secara langsung kepada pelanggan akhir, dan kami juga tidak menentukan harga,” tulis Google dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (11/1/2026).
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu menjelaskan bahwa perannya terbatas pada pengembangan dan pemberian lisensi sistem operasi ChromeOS.
Baca Juga:
Google Wajibkan Verifikasi Semua Pengembang Android, Berlaku Mulai 2026
Google juga menyebut hanya menyediakan alat pengelolaan perangkat kepada para mitra yang bekerja sama.
Menurut Google, seluruh proses pengadaan perangkat keras sepenuhnya dikelola oleh produsen peralatan asli atau Original Equipment Manufacturers yang bersifat independen.
Selain OEM, pengadaan juga melibatkan para mitra lokal yang beroperasi di masing-masing negara.