“Kemhan bersama TNI juga sudah menyiapkan calon awak kapal untuk membawa dan mengawaki kapal tersebut, termasuk pembinaan dan pelatihan yang diperlukan,” kata Rico, Jumat (13/2/2026).
Langkah ini dilakukan agar saat kapal tiba di Indonesia, seluruh unsur personel sudah siap menjalankan fungsi operasional tanpa jeda waktu yang panjang.
Baca Juga:
Pemerintah Dinilai Selaraskan Alutsista TNI dengan Industri Pertahanan Nasional
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sebelumnya telah melakukan kunjungan langsung ke atas kapal induk tersebut saat mengikuti latihan Angkatan Laut Italia pada Mei 2024.
Kunjungan itu menjadi bagian dari proses pembelajaran awal sekaligus pengenalan sistem kapal bagi pimpinan TNI AL.
KSAL berharap kapal induk pertama dalam sejarah TNI AL tersebut dapat tiba di Indonesia sebelum peringatan Hari Ulang Tahun TNI pada 5 Oktober 2026.
Baca Juga:
Pemerintah RI “Diam-diam” Incar 40 Jet Tempur Buatan Kekuatan Nuklir Muslim
“Untuk Garibaldi, masih dalam proses ya, harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” kata Ali di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Saat ini, Kemhan masih melakukan negosiasi teknis dengan galangan kapal asal Italia, Fincantieri, yang memproduksi kapal tersebut, serta melibatkan Angkatan Laut Italia sebagai pengguna sebelumnya.
Apabila seluruh proses hibah dan retrofit berjalan sesuai rencana, kehadiran kapal induk ini dinilai akan meningkatkan kemampuan proyeksi kekuatan laut, operasi udara maritim, serta sistem komando dan kendali dalam operasi gabungan TNI.