Kegiatan penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan perkara dugaan korupsi proyek jalan yang sedang bergulir di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Salah satu titik yang disisir oleh penyidik adalah kediaman Topan Ginting.
"Saat ini tim masih melakukan rangkaian kegiatan penggeledahan di beberapa titik, di wilayah Sumatera Utara," ungkap Budi.
Baca Juga:
FSBJ Turun Tangan, Doner Gultom Bongkar Dugaan Kejanggalan Proyek Batching Plant PT Adhipati Bangun Nagara
Dalam perkara ini, Topan Ginting diduga kuat telah mengatur pemenang lelang proyek agar jatuh ke tangan perusahaan tertentu, yang berujung pada keuntungan pribadi maupun kelompok. KPK pun telah menetapkan lima orang sebagai tersangka:
Topan Ginting (TOP), Kadis PUPR Provinsi Sumut
Rasuli Efendi Siregar (RES), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut
Baca Juga:
BNN Sita Uang Miliaran dan Emas Batangan di Kampung Bahari, Diduga Hasil Narkoba
Heliyanto (HEL), PPK Satker PJN Wilayah I Sumut
M Akhirun Pilang (KIR), Dirut PT DNG
M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY), Direktur PT RN