Empat anggota keluarga Iwan diminta untuk pergi ke Satuan Pendidikan 1 Kodiklatal Tanjung Uban, Kepulauan Riau, untuk menghadiri upacara pelantikan.
Adan kembali meminta uang sebesar Rp 3,7 juta agar bisa membeli tiket pesawat untuk menghadiri acara pelantikan.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Namun, pada hari pelantikan yang telah dijadwalkan, Adan memberitahu keluarga Iwan bahwa acara tersebut ditunda.
Iwan dikabarkan terpilih untuk menjadi anggota pasukan khusus marinir, sehingga pelantikan ditunda tanpa penentuan waktu yang pasti.
Keluarga mulai merasa curiga karena tidak pernah berkomunikasi langsung dengan Iwan.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Di sisi lain, Adan terus meminta uang dari keluarga Iwan.
Salah satu hal yang memicu kecurigaan adalah ketika paman Iwan bermimpi melihat Iwan datang ke rumahnya dan memohon pertolongan, meminta agar diselamatkan.
Keluarga kemudian memutuskan melaporkan kasus itu ke Lanal Nias, Senin (25/3/2024)