Terpisah, Ketua DPW Kepri Partai Ummat, HM Nur Syafriadi, mengatakan, pihaknya tidak tahu ada pengurus menyatakan mundur dari kepengurusan.
"Saya tidak tahu ada pengunduran, tidak ada surat resmi masuk ke saya. Tidak bisa mundur begitu saja, ada prosedur," kata Nur, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon.
Baca Juga:
Amien Rais dkk Digugat 34 Kader Partai Ummat Senilai Rp24 Miliar di PN Jaksel
Isu pengunduran diri ini berawal dipicu masalah di medsos antara para pengurus yang digeser diminta kordinator wilayah.
"Ini tidak ada masalah, mau diambil oleh DPW karena jabatan lebih tinggi. Itu solusi yang diberikan agar tidak mundur," ujar dia.
"Jadi ada lima pengurus yang nama sudah diplenokan oleh DPW dan diputuskan dan mereka untuk duduk di pengurusan DPW, " tambah dia.
Baca Juga:
Dulu Bapak Reformasi, Kini Amien Rais Diseret Kader Sendiri karena Dinilai Langgar Demokrasi
Saat disinggung aksi spontan pengurus mengundurkan diri tersebut adanya polemik di berbagai daerah terus bergulir terjadi di Partai Ummat.
Ia menegaskan tidak ada kaitannya soal masalah tersebut.
"Ini murni persoalan internal saja, jadi yang bersangkutan sudah ditunjuk oleh pengurus DPP, tiba-tiba yang bersangkutan digeser tentu keberatan," tegas dia. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.