WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pernyataan kontroversial Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dinilai telah keluar dari garis perjuangan Partai NasDem hingga membuat keduanya resmi dinonaktifkan dari Fraksi DPR RI.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim menegaskan, penyimpangan tersebut menjadi alasan partai mengambil langkah tegas.
Baca Juga:
Delapan Fraksi DPR Sepakat RUU Pertanggungjawaban APBN 2025 Dilanjutkan, Soroti Efektivitas Belanja Negara
"Hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem," kata Hermawi dalam keterangan resminya, Minggu (31/8/2025).
Hermawi menekankan bahwa kerja-kerja politik Partai NasDem berlandaskan pada aspirasi masyarakat.
Menurutnya, perjuangan partai selalu bertumpu pada kepentingan bangsa Indonesia.
Baca Juga:
Ali Mazi Dorong RUU Daerah Kepulauan Segera Disahkan, Soroti Ketimpangan Infrastruktur Pulau Terluar
Namun, dalam proses menyuarakan aspirasi itu, justru ada kader yang ucapannya dianggap melukai perasaan rakyat.
"Bahwa dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat, ternyata ada pernyataan dari wakil rakyat, khususnya Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai NasDem, yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat," ujarnya.
Setelah mendengar berbagai masukan publik, Partai NasDem akhirnya menonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach.