Padahal, menurut Eddy, PAN tidak pernah memiliki DNA oposisi
dari pemerintahan sebelumnya. Eddy lantas mengaku pernah dihujat oleh internal
partai.
"Nah saya sampaikan dalam pertemuan itu bahwa PAN tidak
memiliki DNA oposisi dan saya terus terang dihujat banyak di kalangan internal
kita, 'kok sekjen sangat berani mengatakan PAN tidak punya DNA oposisi?' Memang
demikian adanya menurut saya. Kalau partai lain secara terang-terangan dirinya
mengatakan partai oposisi, masyarakat percaya," ujarnya.
Baca Juga:
Ini Daftar Partai yang Dukung Anies dalam Pilpres 2024
"Kalau PAN bersuara kita partai oposisi, nanti kita
ditanya, 'Yang bener? Kok masih suka bermesra-mesraan dengan pemerintah? Kok
masih suka bekerja sama dengan partai koalisi pemerintah,'" ujarnya.
Seperti diketahui, pada Pilpres 2019 hanya ada dua pasangan
calon yang berkontestasi, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Jokowi-Ma'ruf
Amin. Saat itu, PAN mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.