Sidang sempat memanas ketika jaksa menayangkan video permintaan maaf Marcella dan meminta konfirmasi keasliannya.
Marcella membenarkan sosok dalam video tersebut adalah dirinya, namun ia membantah konteks yang dilekatkan pada video tersebut.
Baca Juga:
KPK Bongkar Tarif Caperdes di Pati: Dipatok Rp150 Juta Lalu Dinaikkan Lagi
Ia mengaku video itu dibuat pada Selasa (3/6/2025) saat proses penyidikan berlarut-larut dan dirinya berada di bawah tekanan psikologis.
“Saya minta dipertemukan dengan suami saya karena tidak ada sungkeman,” tutur Marcella.
Ia menyebut pembuatan video itu diminta menjelang Idul Adha sebagai syarat agar ia diizinkan bertemu suaminya.
Baca Juga:
Skema Dugaan Pemerasan di Balik CSR Pemkot Madiun: Izin Keluar, Uang Masuk
“Diminta bikin video itu, saya buat,” katanya.
Dalam penjelasannya, Marcella menegaskan permintaan maaf tersebut hanya terkait tindakannya meneruskan isu viral melalui WhatsApp, seperti isu jam tangan mewah Direktur Penyidikan Kejagung dan kabar pribadi Jaksa Agung, untuk mengalihkan sorotan dari kliennya.
Marcella juga membantah keras tudingan sebagai dalang konten hoaks bertema Indonesia Gelap maupun isu RUU TNI.