Jika dibiarkan, aturan ini berpotensi menghasilkan hanya dua pasangan calon atau bahkan calon tunggal, yang mengancam kebinekaan bangsa.
4. Imbauan MK dalam Revisi UU Pemilu
Baca Juga:
Soal Izin Tambang IUP ke Ormas, MK Putuskan Tak Bisa Tunjuk Langsung
MK mengakui potensi jumlah pasangan calon presiden sama dengan jumlah partai politik peserta pemilu.
MK meminta agar revisi UU Pemilu kelak mengatur agar tidak terlalu banyak pasangan calon yang diusulkan, guna menjaga hakikat pemilu langsung oleh rakyat.
5. Pedoman Rekayasa Konstitusional
Baca Juga:
Belum Sebulan Disahkan, UU Polri Langsung Digugat ke MK
Dalam keputusannya, MK memberikan pedoman bagi pembuat undang-undang untuk memastikan pemilu berjalan adil dan demokratis:
Semua partai politik peserta pemilu berhak mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Pengusulan pasangan calon tidak didasarkan pada persentase kursi di DPR atau suara sah nasional.