WahanaNews.co | Pengamat politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, menyikapi mundurnya 26 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Depok, Jawa Barat.
Hendri mengibaratkan Partai Politik sebagai bangunan rumah, di mana fondasinya harus ditentukan sejak awal pembentukan.
Baca Juga:
Amien Rais dkk Digugat 34 Kader Partai Ummat Senilai Rp24 Miliar di PN Jaksel
"Ya, membangun partai politik itu sama seperti membangun rumah yang awalnya itu akan sangat sulit karena fondasi partai itu ditentukan pada awal pembentukan," kata Hendri, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/10/2021).
Merujuk pada kondisi yang terjadi dalam kepengurusan Partai Ummat saat ini, Hendri menyebut kalau kepengurusan Partai berlogo bintang emas itu harus dapat menyelesaikan permasalahan internal partai.
"Ya mungkin memang harus ada yang diselesaikan dari sisi fondasi pembangunan Partai Ummat," ujarnya.
Baca Juga:
Dulu Bapak Reformasi, Kini Amien Rais Diseret Kader Sendiri karena Dinilai Langgar Demokrasi
Kendati begitu, Hendri menilai kalau mundurnya para Pengurus DPD Kota Depok dan sebelumnya dua pendiri Partai Ummat merupakan awal untuk pembentukan partai.
Hal itu bisa dijadikan sebagai restrukturisasi agar Partai Ummat bisa lebih siap dan kokoh lagi sebagai Partai Politik ke depannya.
Hendri juga menilai ini merupakan proses seleksi alam bagi kepengurusan Partai besutan Amien Rais tersebut.