"Beliau memimpin dari depan."
Kebersamaan keduanya kemudian berakhir ketika masing-masing melanjutkan pendidikan dan penugasan yang berbeda.
Baca Juga:
Front Baru Dibuka, Houthi Kejutkan Israel dengan Serangan Balistik
Luhut melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando ABRI, sementara Prabowo mengikuti Kursus Lanjutan Perwira.
"Kami berpisah dan jarang lagi bertugas bersama, tetapi kami saling menghormati walaupun kadang-kadang perbedaan pandangan tapi di ujungnya kita selalu bersatu untuk kepentingan Merah Putih."
Sepanjang sejarahnya, Sat 81 Kopassus telah menorehkan berbagai keberhasilan dalam operasi militer maupun kemanusiaan.
Baca Juga:
Kabar Duka! Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pertahanan Besar
Mulai dari operasi pembebasan sandera Woyla, Operasi Mapenduma pada Senin (1/1/1996) yang menyelamatkan peneliti asing di Papua, hingga operasi pembebasan kapal MV Sinar Kudus dari perompak di Somalia pada Sabtu (1/1/2011).
Selain itu, satuan ini juga terlibat dalam pembebasan ratusan sandera di Tembagapura, Papua, pada Minggu (1/1/2017), serta berbagai operasi kemanusiaan lainnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.