Pengetahuannya dalam bidang politik masih ia asah lagi lewat Sekolah Politisi Muda yang diselenggarakan Yayasan Satunama, Yogyakarta.
Dari kelas itu ia memperoleh banyak bekal menjadi politisi.
Baca Juga:
Mabes Polri Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Indeks Pembangunan Pemuda Harus Ditingkatkan
”Saya banyak mengikuti contoh dari (sekolah SPM) Satunama,” ujarnya.
Terlebih perjalanan menjadi politisi harus melalui kontestasi.
Pada 2014, saat usianya 26 tahun, ia mulai ikut sebagai calon legislatif, tetapi gagal.
Baca Juga:
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-96, Danrem 182/JO Bacakan Amanat Menpora
Ia kemudian kembali mencalonkan diri pada 2019 dan baru terpilih jadi anggota DPRD Sulawesi Selatan.
Dari segi jumlah pemilih, pada Pemilu 2019 lalu ada 5 juta pemilih pemula atau sekitar 2,5 persen dari total 192 juta pemilih.
Namun, anak muda yang kemudian terjun sebagai politisi dan terpilih sebagai anggota DPR pada periode 2019-2024 masih tergolong sedikit.