Hal ini dikarenakan jeroan
sapi yang digunakan sebagai bahan dasar harus direbus dengan menggunakan kuali
tanah liat hingga tiga jam lamanya.
Bumbu aneka rempah tadi
diracik dan dimasukkan ketika jeroan sedang direbus.
Baca Juga:
Oknum Polisi Polda Jateng Diduga Habisi Bayinya Sendiri, Kini Diperiksa Propam
Setelah matang, jeroan dapat
langsung digoreng.
Karena dimasak dengan
menggunakan peralatan yang masih tradisional, momoh Kendal juga mempunyai cita rasa yang berbeda dengan masakan
yang dimasak menggunakan peralatan modern.
Karena bisa bertahan hingga
tiga hari, momoh bisa dijadikan
pilihan oleh-oleh saat berkunjung ke daerah yang dipimpin oleh Dico Ganinduto
ini.
Baca Juga:
Peluang Kerja Baru bagi Pekerja Sritex, Pemprov Jateng Siapkan 8.000 Lowongan
Tentu saja jika momoh yang dibawa pulang berkuah, maka
harus dipisahkan dengan kuahnya.
Harga seporsi momoh lumayan terjangkau, yakni mulai Rp
10.000 hingga Rp 15.000 per porsinya.
Makanan penambah stamina pria
ini juga bisa dinikmati bersama nasi pecel maupun soto.