Gunakan rumus sederhana: jika jam 09.00, maka saya membuka dokumen dan menulis selama 10 menit.
Contoh lain, jika selesai membuat kopi, maka saya langsung membaca bahan kerja selama 15 menit.
Baca Juga:
Luhut Bongkar Evaluasi MBG, Sebut Program Terlalu Buru-buru Dijalankan
Teknik ini dikenal sebagai implementation intention, yaitu rencana jika-maka yang membantu menjembatani niat dan tindakan.
Penelitian van Hooft dan tim pada 2005 menemukan bahwa implementation intention berperan dalam hubungan antara niat mencari kerja dan perilaku mencari kerja pada sampel pengangguran di Belanda.
Intinya, jangan hanya berkata “nanti saya kerjakan”, tetapi tentukan kapan, di mana, dan tindakan pertama yang harus dilakukan.
Baca Juga:
Babak Baru Kasus Edison, KPK Temukan Dugaan Permainan Opini BPK Muara Enim
5. Turunkan Standar Awal, Naikkan Standar Saat Revisi
Perfeksionisme sering menjadi bahan bakar prokrastinasi.
Orang yang takut hasilnya tidak sempurna biasanya memilih tidak mulai sama sekali.