Kondisi ini dipicu kepadatan di jalur utama Jalan Solo yang merupakan akses menuju gerbang tol sehingga aplikasi navigasi mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif yang belum sepenuhnya layak dilalui.
Beberapa pengendara bahkan mengaku sengaja mengikuti rute tersebut karena melihat indikator kemacetan di jalur utama sudah berwarna merah.
Baca Juga:
Bikin BGN Murka Usai Joget di Dapur, Pria Ini Ternyata Kelola 7 Titik SPPG
“Karena jalan utama macet total, saya coba cari jalur lain lewat aplikasi, tapi ternyata malah masuk ke jalan sawah yang kondisinya belum siap dilalui kendaraan,” ujar Budi Santoso, warga Depok.
Warga sekitar pun turun tangan membantu mengarahkan kendaraan agar tidak semakin tersesat dan dapat kembali ke jalur yang benar menuju akses tol.
Salah satu warga, Rahmat Hidayat, mengatakan kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat setiap harinya.
Baca Juga:
Rudal Iran Hantam Dekat Tel Aviv, Belasan Warga Terluka
“Kalau tidak dibantu diarahkan, kasihan pengendara bisa makin jauh tersasar karena jalurnya bercabang-cabang,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menyebut warga membantu secara sukarela tanpa memungut biaya, bahkan hingga malam hari demi mengurangi kebingungan para pemudik.
Situasi ini berkaitan dengan meningkatnya volume kendaraan selama arus balik Lebaran, terutama sejak dibukanya secara fungsional ruas Tol Yogyakarta-Solo segmen Prambanan-Purwomartani.