Suara dentuman yang tiba-tiba membuat suasana di dalam masjid langsung kacau.
"Yang perempuan langsung teriak, kalau jemaah laki-laki langsung bubar untuk mengecek lokasi ledakan," ulas Kholis.
Baca Juga:
Banjir dan Kekeringan Terjadi Bersamaan di Jawa Timur, BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan
Ia menambahkan bahwa akibat ledakan tersebut dinding masjid jebol dengan diameter sekitar satu meter.
Selain itu, plafon masjid juga mengalami kerusakan karena tekanan dari dentuman yang sangat kuat.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Juga:
Pulang Kampung, Megawati Diminta Bantu Pembinaan Atlet Muda Jember
Namun beberapa jemaah dilaporkan mengalami gangguan pendengaran sementara akibat kerasnya suara ledakan.
Hingga Selasa dini hari (17/3/2026), aparat kepolisian bersama tim penjinak bom masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Tim Gegana dari Korps Brimob Polri yang berada di bawah Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari tahu sumber ledakan.