Penyesalan kerap datang saat Rindu melihat teman-teman sebayanya masih sibuk mengejar pelajaran dan cita-cita.
“Menyesal, karena teman-teman masih sekolah,” katanya singkat.
Baca Juga:
Orang Tua yang Nikahkan Anak SMP-SMK di Lombok Tengah Dipolisikan
Meski demikian, harapan Rindu tak sepenuhnya padam dan ia menggantungkan masa depan pada anak yang kini dipeluknya setiap hari.
“Semoga anak saya sehat dan panjang umur,” ucapnya.
Sang nenek, perempuan berusia 55 tahun yang meminta identitasnya disamarkan, mengaku tidak mengetahui hubungan cucunya hingga kehamilan itu terjadi.
Baca Juga:
Tak Sesuai Kententuan UU, Kemenag Sebut KUA Tak Layani Pernikahan Dini
“Tahunya berangkat dan pulang sekolah, tahu-tahu sudah hamil besar,” ungkapnya.
Sejak bayi berusia sekitar satu bulan, sang nenek mengambil peran besar dalam membantu pengasuhan karena Rindu masih belajar menjadi ibu.
“Kalau pagi dimandikan, dipakaikan baju, dibedaki,” ujarnya.